POSYANDU ” DAHLIA#MELATI#BUGENVIL”

POSYANDU ” DAHLIA#MELATI#BUGENVIL”

Sejak Tanggal 14 sampai degan tanggal 16 Posyandu DAHLIA, MELATI,BUGENVIL Setiap satu bulan sekali melakukan kegiatan Penimbangan Balita , Meskipun tanggal 16 September hari minggu Posyandu BUGENVIL tetap melakukan kegiatan Rutin sebula sekali yaitu Penimbangan Balita Demi Terwujudnya Generasi Bangsa Yang Sehat.

Peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dapat memastikan tumbuh kembang anak. Posyandu juga dapat memberikan bimbingan dan pengetahuan bagi ibu soal asupan gizi bagi anak. Kesehatan dan gizi balita dapat dikelola serta tercatat dengan baik dalam periode berkala.

Dilansir dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Posyandu memiliki peralatan lengkap sebagai sarana penimbangan balita setiap bulan.

Para ibu diminta mengajak anak untuk menimbang bayi sejak baru lahir sampai usia 5 tahun ke Posyandu. Sedikitnya ada empat manfaat penting Posyandu bagi tumbuh kembang balita.

1. Untuk Mengetahui Status Tumbuh Kembang Balita

Selain mengetahui berat badan bayi, Posyandu berfungsi untuk memberikan imunisasi lengkap bagi bayi. Imunisasi dilakukan mulai bayi usia nol hingga 9 bulan. Usia 0-7 hari imunisasi hepatitis B (HB) 0, usia 1 bulan imunisasi BCG-Polio 1, usia 2 bulan DPT/HB 1-Polio 2, usia 3 bulan DPT/HB 2-Polio 3, usia 4 bulan imunisasi DPT/HB 3-Polio 4, usia 9 bulan imunisasi campak.

Imunisasi BCG mencegah penyakit TBC diberikan 1 kali, imunisasi polio mencegah penyakit polio diberikan 4 kali. Imunisasi DPT mencegah penyakit dipteri, batuk rejan, dan tetanus, diberikan 3 kali. Imunisasi HB mencegah penyakit hepatitis B (sakit kuning) diberikan 4 kali.

Kemudian Imunisasi campak mencegah penyakit campak diberikan 1 kali. Imunisasi HIB mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis), pnemonia radang saluran pendengaran, diberikan 3 kali.

2. Untuk Mengetahui dan Mencegah Gangguan Pertumbuhan Balita

Posyandu memiliki fungsi persuasi bagi masyarakat agar menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan Posyandu dan kesukarelaan para kader dapat mempertahankan nilai-nilai sosial yang positif di tengah masyarakat untuk mendeteksi balita gizi buruk. Posyandu berperan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita.

3. Ibu Mendapat Penyuluhan Gizi Pertumbuhan Balita

Posyandu juga memberikan vitamin A merah yang hanya diberikan untuk balita dan ibu nifas serta kapsul B bitu yang hanya diberikan untuk bayi 6-11 bulan. Balita mendapat makanan tambahan bergizi. Sedangkan ibu mendapat tablet tambah darah dan pengetahuan.

4. Merujuk Balita ke Puskesmas

Fungsi ini dilakukan Posyandu bila balita mengalami sakit demam, batuk, pilek, dan diare. Selain itu sebagai lampu kuning bagi ibu jika dalam dua bulan berat badan bayi tidak ada perubahan. Jika sudah dalam status lampu merah, maka Posyandu akan merujuk balita ke Puskesmas.